Rabu, 18 Oktober 2017

MUI Malut Imbau Masyarakat Pelihara Persaudaraan

id malut
        Ternate (Antara News) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Utara (Malut) Samlan Ahmad mengimbau masyarakat di daerah itu terus memelihara persaudaraan untuk mewujudkan kehidupan yang aman dan damai.

        "Persaudaraan menjadi kekuatan untuk mewujudkan cinta Tanah Air dengan berlandaskan pada semangat dan nilai-nilai Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika," kata Samlan di Ternate, Jumat.

        Kalau pun ada perbedaan pendapat, kata Samlan Ahmad, maka perbedaan itu harus diselesaikan dengan cara-cara yang baik, seperti menyerahkannya institusi yang lebih berwenang untuk menanganinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku di negara ini.

        Ia mengimbau masyarakat selalu menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang baik, bahkan pada saat berdebat pun tetap dengan bahasa seperti itu, tetapi ketika berbicara mengenai segala sesuatu terkait dengan ketentuan hukum maka sikap ketegasan dalam menegakannya harus diutamakan.

        Menyinggung adanay aksi Super Damai 212 di Lapangan Monas, Jakarta pada Jumat ini, Samlan Ahmad mengatakan khusus di Kota Ternate akan dilakukan aksi serupa dalam bentuk zikir dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

        Kegiatan itu akan di pusatkan di Masjid Al Munawar Ternate usai Shalat Jumat dan diharapkan akan dihadiri berbagai kalangan seperti TNI-Polri, para ulama, berbagai ormas Islam dan masyarakat di daerah itu.

        Samlan Ahmad mengatakan melalui kegiatan zikir tersebut diharapkan Allah SWT akan memberikan perlindungan kepada masyarakat dan Negara Indonesia serta memberikan hidayah kepada pihak-pihak yang menangani berbagai permasalahan di bangsa ini sesuai dengan aturan yang berlaku.

        "MUI Malut memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri dan berbagai pihak terkait lainnya di daerah ini yang selama ini terus mengupayakan berbagai langkah guna menciptakan kedamaian terkait dengan munculnya masalah dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama," kata Samlan Ahmad.

Editor: Laode Masrafi

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga